Posted by : Niam Tamami September 20, 2017

blog.nitbot.com


Material atau bahan-bahan yang digunakan di industri harus memiliki label untuk menunjukan tingkat resiko pada material tersebut, apakah gampang meledak, apakah beracun, reaktif atau memiliki resiko khusus. Untuk memberikan tanda resiko material, biasanya digunakan label risk diamond. Label risk diamond ini menunjukan jenis bahaya berupa warna merah, biru, kuning, dan putih. Selain itu label ini juga menunjukan tingkat resiko material berdasarkan angka yang ditunjukan pada risk diamond, sebagai contoh biru dengan nomor 4, maka material tersebut beracun dengan tingkat racun mematikan.


Selain itu di dalam industri seringkali kita juga menggunakan APAR(Alat Pemadam Api Ringan)/Fire Extinguisher Dalam menggunakan APAR  terdapat beberapa kode warna yang menentukan fungsi dari APAR tersebut, yaitu hitam, biru, kuning, merah, hijau yang menyatakan isi nya. APAR merah berisi air, APAR kuning berisi foam, APAR hitam berisi gas karbondioksida, APAR biru berisi dry powder, APAR hijau berisi vaporising liquids.
Selain itu kita perlu tahu klasifikasi api, yaitu kelas dan tipe api agar penggunaan APAR bisa maksimal. Berikut ini adalah klasifikasi dari api.


Sekian, semoga bermanfaat.

  blog.nitbot.com

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Entri Populer

tweet

- Copyright © 2013 blog.nitbot.com -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -