Posted by : Niam Tamami December 04, 2009

Fiber optik merupakan salah satu jenis kabel media transmisi data yang terkenal karena kecepatannya. Penggunaan kabel jenis ini masih dikategorikan jarang karena biaya perawatannya yang mahal.Tetapi perusahaan besar seperti telkom, beberapa instansi pemerintah telah menggunakan kabel ini sebagai media transmisi.


Dari hasil praktikum di lab, didapatkan bahwa contoh fiber optik yang digunakan memiliki beberapa bagian pokok :

1. core : dibuat dari serat kaca yang sangat bening dengan diameter 3 s.d. 10 mikrometer. Bagian ini merupakan bagian inti dari kabel fiber optik yang mentransmisikan pulsa cahaya dari receiver ke tranmitter.

2. cladding : merupakan bagian yang membungkus core sehingga pulsa-pulsa cahaya yang akan keluar dari core terpantul ke dalam core kembali sehingga pulsa cahaya tidak hilang di perjalanan.

3. jacket pelindung : berfungsi sebagai pelindung core dan cladding dari gangguan luar.

Berikut gambar fiber optik yang digunakan praktikum di lab :




Berdasar diameter core dan cladding, kabel fiber optik dapat diklasifikasikan menjadi 2:
1. single mood : memiliki diameter cladding kurang dari 100 mikro meter. Dari refrensi diketahui bahwa single mood mentransfer sinyal dengan panjang gelombang 1300 - 1550 nanometer.
2. multi mood : memiliki diameter cladding lebih dari 100 mikrometer. kabel fiber optik jenis ini mentransfer sinyal dengan panjang gelombang 850-1300 nanometer.




Pada tiap-tiap kabel fiber optik, terdapat identitas. misal : 7/96, dari keterangan tersebut dapat kita ketahui bahwa diameter corenya 7 mikrometer dan claddingnya berdiameter 96 mikrometer.

Proses kerja dari kabel fiber optik yaitu pulsa cahaya ditransfer lewat core dengan cara terpantul terus-menerus oleh cladding yang bersifat tidak menyerap cahaya. Proses ini disebut total internal reflection, sehingga timbul rugi-rugi fiber optik.

Rugi-rugi fiber optik tidak hanya karena kemurnian bahan, berikut jenis jenis rugi fiber optik :

1. Rugi-rugi scattering disebabkan oleh karakteristik bahan atau cacatnya susunan geometri dari bahan, misal kemurniannya yang jelek.
2. Rugi-rugi radiasi yaitu terjadi apabila kabel fiber optik membentuk suatu lilitan/melingkar/radial dengan jari-jari tertentu.
3. Rugi-rugi penyambungan terjadi bila cahaya yang dipancarkan dari suatu serat optik tidak menerima secara keseluruhan oleh serat optik lain sebagai penerimanya.

Nilai rugi serat optik dapat dinyatakan :

a = -20log(Po/Pi) desible

keterangan :

a = rugi rugi serat optik (db)
Po = daya output yang diterima receiver (watt)
Pi = daya input (watt)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Entri Populer

tweet

- Copyright © 2013 blog.nitbot.com -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -